Salam Damai Sejahtera bagi kawan Deigratia sekalian,
Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus, kembali kami mengundang suster, bapak, ibu dan saudara/saudari sekalian untuk bersama-sama merayakan perayaan Misa Ekaristi pada:
Hari,Tanggal: Minggu, 13 April 2014
(Tanggal 6 April 2014, Romo Mintu berhalangan...Juga bertepatan dengan event Pemilu Legislatif 2014)
Pukul : 13.00 (1.00 PM)
[diawali dengan persiapan misa terlebih dahulu, 13.30 (1.30 PM) tepat misa akan dimulai]
Tempat : LABOR PASTORAL COMMISSION OF THE ARCHDIOCESE OF SEOUL
Alamat : Bomun-dong 5ga 14-1, 5F Seongbuk-gu, 136-085.
Adapun setelah Misa,seperti biasa akan diadakan santap makan bersama.
Konsumsi kali ini kemungkinan akan dipersiapkan oleh Bu Anny.
Untuk membantu petugas konsumsi, sesuai gilirannya, harap kelompok "Petrus" siap sedia untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan Bu Anny barangkali dibutuhkan bantuan untuk membawa konsumsinya. Selain membantu persiapan konsumsi, akan dicoba juga merangkap menjadi petugas liturgi. Harap berkoordinasi dengan saudara Arnold Adikrishna, dan Heroniko Halim
Kelompok "Lukas"
Eduardus Budi
Susanty Aprillia
Irene Margaret
Gabriella Linda
Kevin Tukong
Yanuar Alan Sulistio
Heroniko Halim
Flabianus Hardi
=================================================================
Bacaan Alkitab: Lukas 9:51-56
Kehadiran Tuhan Yesus di dunia memiliki tujuan yang jelas. Sejak kelahiran-Nya ke dalam dunia, tidak pernah fokus-Nya bergeser dari apa yang direncanakan Allah Bapa bagi-Nya. Seluruh hidup dan waktu-Nya terfokus pada rencana Allah. Hal ini jelas terlihat ketika Tuhan Yesus hendak ke Yerusalem. Ia mengetahui bahwa waktunya hampir genap, yaitu bahwa ia berada dalam waktu yang ditentukan Allah bagi-Nya. Alkitab mencatat bahwa Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem (9:51). Yerusalem menjadi penting bagi Tuhan Yesus karena Yerusalem merupakan tempat Ia akan melakukan misi terakhir-Nya yang akan digenapi di Yerusalem (bandingkan dengan Lukas 9:31: Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem), sedangkan orang Samaria yang mengetahui bahwa Tuhan Yesus akan ke Yerusalem malah menolak Dia karena mengetahui kota tujuan-Nya itu. Sungguh Ironis! Orang Samaria tidak hanya tidak menerima Yerusalem sebagai pusat penyembahan orang Israel, tetapi juga tidak menerima Yerusalem sebagai tempat rencana Allah dinyatakan.
Banyak orang pada masa Tuhan Yesus yang tidak melihat rencana Allah yang digenapi di Yerusalem, tempat penyaliban terjadi. Penolakan orang Samaria ini tidak membuat fokus Tuhan Yesus ke Yerusalem berubah serta tidak mempengaruhi kesiapan-Nya melakukan rencana Allah. Manusia dapat kehilangan fokus ketika ada penolakan. Banyak tujuan gagal karena adanya halangan di tengah perjalanan. Dalam mengikut Tuhan, kita harus memiliki hati yang peka terhadap kehendak Tuhan serta memiliki hati yang teguh, sehingga kita tidak goyah dan melenceng dari fokus dan tujuan Allah yang mulia bagi kita. [FW]
Lukas 18:31
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi."
=================================================================
Have a nice day !!
God bless !!
Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus, kembali kami mengundang suster, bapak, ibu dan saudara/saudari sekalian untuk bersama-sama merayakan perayaan Misa Ekaristi pada:
Hari,Tanggal: Minggu, 13 April 2014
(Tanggal 6 April 2014, Romo Mintu berhalangan...Juga bertepatan dengan event Pemilu Legislatif 2014)
Pukul : 13.00 (1.00 PM)
[diawali dengan persiapan misa terlebih dahulu, 13.30 (1.30 PM) tepat misa akan dimulai]
Tempat : LABOR PASTORAL COMMISSION OF THE ARCHDIOCESE OF SEOUL
Alamat : Bomun-dong 5ga 14-1, 5F Seongbuk-gu, 136-085.
Adapun setelah Misa,seperti biasa akan diadakan santap makan bersama.
Konsumsi kali ini kemungkinan akan dipersiapkan oleh Bu Anny.
Untuk membantu petugas konsumsi, sesuai gilirannya, harap kelompok "Petrus" siap sedia untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan Bu Anny barangkali dibutuhkan bantuan untuk membawa konsumsinya. Selain membantu persiapan konsumsi, akan dicoba juga merangkap menjadi petugas liturgi. Harap berkoordinasi dengan saudara Arnold Adikrishna, dan Heroniko Halim
Kelompok "Lukas"
Eduardus Budi
Susanty Aprillia
Irene Margaret
Gabriella Linda
Kevin Tukong
Yanuar Alan Sulistio
Heroniko Halim
Flabianus Hardi
=================================================================
Bacaan Alkitab: Lukas 9:51-56
Kehadiran Tuhan Yesus di dunia memiliki tujuan yang jelas. Sejak kelahiran-Nya ke dalam dunia, tidak pernah fokus-Nya bergeser dari apa yang direncanakan Allah Bapa bagi-Nya. Seluruh hidup dan waktu-Nya terfokus pada rencana Allah. Hal ini jelas terlihat ketika Tuhan Yesus hendak ke Yerusalem. Ia mengetahui bahwa waktunya hampir genap, yaitu bahwa ia berada dalam waktu yang ditentukan Allah bagi-Nya. Alkitab mencatat bahwa Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem (9:51). Yerusalem menjadi penting bagi Tuhan Yesus karena Yerusalem merupakan tempat Ia akan melakukan misi terakhir-Nya yang akan digenapi di Yerusalem (bandingkan dengan Lukas 9:31: Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem), sedangkan orang Samaria yang mengetahui bahwa Tuhan Yesus akan ke Yerusalem malah menolak Dia karena mengetahui kota tujuan-Nya itu. Sungguh Ironis! Orang Samaria tidak hanya tidak menerima Yerusalem sebagai pusat penyembahan orang Israel, tetapi juga tidak menerima Yerusalem sebagai tempat rencana Allah dinyatakan.
Banyak orang pada masa Tuhan Yesus yang tidak melihat rencana Allah yang digenapi di Yerusalem, tempat penyaliban terjadi. Penolakan orang Samaria ini tidak membuat fokus Tuhan Yesus ke Yerusalem berubah serta tidak mempengaruhi kesiapan-Nya melakukan rencana Allah. Manusia dapat kehilangan fokus ketika ada penolakan. Banyak tujuan gagal karena adanya halangan di tengah perjalanan. Dalam mengikut Tuhan, kita harus memiliki hati yang peka terhadap kehendak Tuhan serta memiliki hati yang teguh, sehingga kita tidak goyah dan melenceng dari fokus dan tujuan Allah yang mulia bagi kita. [FW]
Lukas 18:31
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi."
=================================================================
Have a nice day !!
God bless !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar