Minggu, 03 Oktober 2010

PESTA MALAIKAT PELINDUNG

( Mat 18: 1-5 )


Shalom Dei Gratiers,

Dua minggu yang lalu, Mas Budhi, dkk yang mewakili dei gratia, bersama Pastur Mintu dan jugasaya telah mengikuti kegiatan jumpa persaudaraan bersama kelompok Indonesia dan Timor Leste di Kwangju. Alhamdulilah kegiatan berjalan lancar, walau di sana-sini masih terdapat banyak hal yang mesti di perbaiki. Maklumlah hal seperti ini, baru pertama kali di lakukan apalagi dalam serba keterbatasan. Namun demikian pada saat-saat itulah kita bisa merasakan campur tangan Penyelenggaraan Ilahi lewat hamba-hamba-Nya atau seturut pesta yang di rayakan gereja hari ini ialah lewat pertolongan "malaikat-malaikat-Nya".

Salah satu pengalaman sungguh-sungguh di tolong oleh malaikat itu ialah yang kami alami di Kwangju, di mana semua kami orang asing merasa di perhatikan dan di layani oleh sekelompok orang Korea di Kwangju yang rela untuk mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran mereka untuk membantu memperlancar kegiatan tersebut. Mama Magdalena bekerja keras sendiri di dapur supaya peserta bisa makan dengan senang. Pak Paulus, Pak Andreas dan saudara/i serta para penderma yang lain dengan hati terbuka memberi pertolongan yang memang amat di butuhkan untuk memperlancar kegiatan seperti ini. Saya sendiri bisa bayangkan betapa akan terhambatnya acara ini jika tidak ada campur-tangan dari saudara-saudari kita ini. Saya jadi ingat akan sabda Yesus ini: "Ketika Aku seorang asing kamu memberikan Aku tumpangan...

Apa yang di lakukan oleh sekelompok SAWEBOKJI di Kwangju ini bukan hanya sekedar membeti tumpangan tapi mereka juga memberi HATI mereka untuk melayani kita orang asing. Bayangkan mereka sampai rela berkorban untuk tidak merayakan CHUSOK bersama keluarga demi melayani kita yang tentu saja belum terlalu akrab di telinga mereka. Tapi itulah karya Ilahi yang tampak lewat pertolongan malaikat-malaikat-Nya. Mama Magdalena, dkk adalah "malaikat-malaikat" penolong yang hadir membantu kita. Mereka hadir dengan pertolongan pada saat yang tepat. Kita semestinya bersyukur untuk pengalaman ini, pengalaman di mana Allah selalu hadir lewat "malaikat-malaikat" pelindung-NYA.

Saya tidak tahu sudah seberapa seringkah anda mengalami pertolongan dan perlindungan Tuhan lewat malaikat pelindung-Nya. Tapi tentu saja, tiap hari, tiap pengalaman sekecil apapun kalau di pikir-pikir atau di refleksikan ternyata ada benar juga bahwa hal yang kita kuatirkan atau cemaskan toh tidak terjadi...justru di saat-saat "terhimpit" itulah datang pertolongan dari malaikat-malaikat-Nya. Semoga perayaan Pesta Malaikat Pelindung hari ini tetap menyadarkan kita untuk ingat dalam doa-doa kita juga mereka yang tentu telah banyak berperan dan berjasa dalam sejarah kehidupan kita. Pertolongan mereka ialah berkah bagi kita, dan itulah yang patut terus kita SYUKURI.


Shalom_Tuhan Menyapa


luis_svd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar