Jumat, 01 Oktober 2010

KESEDERHANAAN MARIA DAN THERESIA DE JESUS

(MAT 18:1-5)
Shalom Dei Gratiers,

Sepanjang bulan Oktober ini, Gereja kembali mengajak kita untuk merenungkan peristiwa-peristiwa hidup Yesus, dan berziarah bersama Bunda Maria, membaca Injil dan mendaraskan doa Rosario. Di kisahkan bahwa ROSARIO adalah sebuah bentuk DOA SEDERHANA yang diajarkan oleh Bunda Maria, agar kita pun secara sederhana membuka hati di hadapan Bapa yang penuh kasih dan bersama Maria memanjatkan harapan-harapan kita ke hadirat-NYA.

Jalan kesederhanaan inilah yang telah di tunjukkan Bunda Maria dan St. Theresia dari kanak-kanak Yesus, yang pestanya di rayakan Gereja hari ini. Kesahajaan Bunda Maria dalam menanggapi undangan "kerjasama" dari Allah, teristimewa kita kenal lewat FIAT VOLUNTAS TUA-nya, JADILAH PADAKU MENURUT KEHENDAK-MU. Terhadap misi keselamatan dari Allah, jawaban "YA" Maria ialah representasi keterlibatan manusia yang terbuka menerima undangan Allah untuk berpartisipasi dalam misi-NYA.

Jalan sederhana yang sama, di hidupi juga oleh St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus. Theresia di kenal sebagai pelindung karya misi gereja, meski dia sendiri tidak pernah aktif sebagai seorang misionaris. Kesahajaannya tampak dalam doanya yang berkanjang untuk kepentingan Misi Allah di tengah dunia. Theresia berdoa bagi keberhasilan misi Allah dalam dunia yang sudah tidak lagi sederhana. Demikianlah partisipasi Maria dan Theresia yang telah menunjukan dan menghidupi jalan sederhana dengan penuh kepercayaan pada Allah bak seorang anak kecil nan polos yang percaya penuh pada perlindungan dan penyelenggaraan Sang Bapa.

Dalam bulan ini juga, kita akan merayakan Hari Minggu Misi sedunia, suatu hari di mana kita semua di panggil untuk berdoa bagi karya misi Allah lewat gereja-NYA. Baiklah juga kita tetap ingat bahwa hanya ada satu misi yakni MISSIO DEI atau Misi Allah ialah mengumpulkan dan mempersatukan kita yang tercerai-berai menjadi satu dalam kerajaan-NYA. Apa yang di buat oleh kita/gereja selama ini ialah satu partisipasi berkelanjutan dalam misi Allah yang telah di rintis oleh Allah sendiri. Sebab itu seturut teladan kesahajaan Bunda Maria dan Theresia, mari kita juga berusaha mewujudkan misi Allah itu sesuai dengan panggilan hidup yang telah di percayakan kepada kita. Memang tidaklah mudah menghidupkan jalan-jalan sederhana itu dalam keseharian kita. Hanya dengan keterbukaan layaknya kepolosana seorang anak kecil-lah kita bisa lebih akrab mendekati Bapa yang selalu memperhatikan anak-anak-NYA.

Alangkah indahnya jika pada bulan berahmat ini, bulan Rosario kita persembahkan doa-doa kita bagi ujud karya misi Allah di dalam dunia. lalu bagaimanakah kita bisa menghidupi "jalan-jalan sederhana" di tengah dunia yang semakin "boros"? apa ayang bisa saya persembahkan sebagai bentuk partisipasi dalam karya misi?. Mari kita ingat juga akan siapa saja yang telah mendedikasikan diriya untuk berpartisipasi dalam karya misi. Semoga Tuhan tetap memberkati usaha dan perjuangan mereka dalam usaha menegakkan misi Allah di tengah dunia.


Shalom_Tuhan Menyapa


luis_svd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar