Misa di Keuskupan Seoul akan mulai diadakan kembali mulai minggu ini, 23 April 2020.
Berbagai ketentuan seperti menulis daftar hadir sebelum misa, menggunakan hand sanitizer sebelum masuk ke dalam Gereja, menjaga jarak duduk, dan juga memakai masker sepanjang misa akan
Kegiatan komunitas masih tidak diperbolehkan setidaknya hingga 5 Mei sehingga misa Deigratia juga ditunda sementara waktu hingga 5 Mei.
Pengumuman misa selanjutnya akan diumumkan bulan Mei.
Keterangan lebih lanjut dalam bahasa Korea bisa dicek di 천주교 서울대교구
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Beberapa juknis/petunjuk teknis terkait di selenggarakannya kembali perayaan ekaristi dengan umat.(berdasarkn panduan wajib dari jawatan pencegahan penyakit menular Korsel)
A. "kualifikasi" umat yang bisa mengikuti ekaristi adalah umat yang benar2 sehat tidak terindikasi satu gejala pun yg berhub dengan covid 19 yg di buktikan dgn pengukuran suhu tubuh sesaat sebelum misa.
B. umat yang dengan salah satu gejala kecil sekalipun dari covid 19 bersama2 dengan para lansia, ibu hamil, orang2 dengan pnyakit menetap, dan anak-anak di arahkan untuk terus mengikuti misa "online" dan/atau berdoa rosario dan doa2 ibadat yang di anjurkan Gereja.
C. umat yang baru kembali dari luar negeri dengan risiko penularan yang besar/dan ataun dari wilayah2 lain di Korsel dgn potensi penularan maksimal, agar mengikuti arahan sebagaimana berlaku untuk kelompok point B di atas
D. Sebelum perayaan ekaristi:
D.1. umat mendaftarkan nama, alamat dan no telp kepada petugas.
D.2. petugas melakukan test pengambilan suhu tubuh. Jika kedapatan bersuhu tubuh di atas 37,5 C di arahkan utk penanganan lebih lanjut.
D.3. petugas memastikan umat menggunakan hand sanitizer dan memakai masker sebelum masuk dalam gereja.
D.4. petugas melakukan penyemprotan disinfektan terhadap semua barang2/perlengkapan dalam gereja yang berpotensi menular.
E. Selama perayaan ekaristi:
E.1. Umat wajib terus memakai masker selama ekaristi berlangsung (kecuali saat komuni)
E.2. umat wajib menjaga jarak 1-2 meter
E.3. nyanyian misa hanya di nyanyikan anggota koor yang benar2 sehat
E.4. Saat Komuni, Imam hanya sekali mengatakan "tubuh Kristus" dari atas altar dan sesudahnya umat menyambut komuni dengan tangan dalam keadaan hening.
F. Sesudah perayaan ekaristi:
F.1: petugas memastikan umat tetap tertib menjaga jarak (keluar teratur tidak berdesak2an)
F.2: petugas melakukan lagi penyemprotan disinfektan terhadap barang/alat perlengkapan dalam gereja
F.3. usai misa: umat langsung pulang (tidak ada pertemuan2 lanjutan, dan/atau makan minum bersama.
F.4 bagi umat yang kedapatan dengan gejala sesudah misa, di arahkan petugas untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
(Source: Facebook Romo Luis)
Selamat merayakan ekaristi di Gereja mulai minggu ini.
Tuhan memberkati :)
Catatan: bagi yang masih membutuhkan masker, bisa menghubungi pengurus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar